Sejak tahun 2008 Indonesia telah
menjadi net importir minyak dan gas namun masih merasa negara yang kaya akan
minyak dan gas.
"Cadangan trus menurun,
lifting tidak pernah tercapai sementara tidak dilakukan eksplorasi secara
serius beberapa dekade belakangan kita merasakan itu"kata Direktur
Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Rida Mulyana dalam Acara
Talkshow Pameran Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2015 dengan tema
"Efisiensi dan Diversifikasi Menentukan Kedaulatan Energi Indonesia di
Ruang Binakarna, Bidakara, Jakarta, 29 April 2015.
Menurut dia, kenyataan ini
sungguh ironis sementara disisi lain Indonesia memiliki potensi energi baru
terbarukan yang sangat besar. "Kita masih fokus ke energi fosil padahal
kita energi fosil akan habis walaupun kedepannya masih bisa dikembangkan
harganya pun akan terus melambung tinggi,"ujar Rida.
Sayangnya, lanjut dia, hanya
karena investasi dan biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan energi baru
terbarukan masih mahal dibandingkan dengan energi fosil sehingga selama ini
energi baru terbarukan mendapat perhatian paling terakhir. "Pak Menteri
(Sudirman Said) selalu bilang energi baru terbarukan kalau dalam bagian buku
hanya di lampiran, yang dibahas jika ada waktu sementara yang sibuk dibahas di
depan ibarat nenek-nenek yaitu energi fosil diperlakukan seperti perawan,
dirawat dan disubsidi, tetapi disisi lain cadangannya makin menipis,"papar
Rida.
Ditambah lagi, tambah Rida,
energi fosil juga masih menjadi harapan penyumbang devisa negara sementara di
dalam negeri kebutuhannya makin tinggi."Paradoks seperti ini yang harus
kita ubah secara masiv dan tentunya harus segera cepat, energi baru terbarukan
bukan lagi pilihan tetapi keharusan,"tuturnya.
Jika berbicara soal kedaulatan
energi, jelas Rida, tidak ada pilihan lagi selain mendorong dan mengembangkan
energi baru terbarukan."Jadi energi baru terbarukan itu masa depan, sudah
jelas juga merupakan amanat UU Energi No.30 yaitu untuk melakukan diversifikasi
dan konservasi energi,"pungkasnya.
Judul : ENERGI BARU TERBARUKAN KUNCI
KEDAULATAN ENERGI
Sumber :
http://esdm.go.id/index.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar