Pemerintah siapkan investasi besar untuk pengembangan energi baru
terbarukan (EBT).
"Kita akan alokasikan budget investasi yang besar untuk agresif
dalam mengembangkan EBT,"kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
(MESDM) Sudirman Said dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan
Rakyat (DPR), Rabu, 08 April 2015.
Menurut dia, selama ini keberadaan energi baru terbarukan tidak terlalu
dianggap penting padahal dengan kondisi cadangan energi fosil yang semakin
menipis energi baru terbarukan merupakan masa depan penopang ketahanan energi
nasional. "Selama ini jika ada diskusi terkait energi, isu tentang energi
baru terbarukan selalu menjadi bagian akhir, setelah migas, minerba dan
listrik, kedepan ini tidak akan terjadi lagi,"kata Sudirman.
Sudirman menyadari guna mempopulerkan energi baru terbarukan bukan
perkara mudah mengingat investasi dalam pengembangannya masih dianggap mahal
dan berisiko tinggi jika dibandingkan dengan investasi pengembangan energi
fosil.
"Meskipun energi baru dianggap kurang efisien tapi kami
berpandangan dibandingkan dengan apa, jika dibandingkan dengan harga minyak
sekarang memang mahal, tetapi jika nanti migas abis tidak ada pilihan karena
sebetulnya sumber daya EBT kita besar,"tegasnya.
Dia menjelaskan, potensi energi baru terbarukan di Indonesia sangat
besar diantaranya panas bumi air, angin, matahari yang bersinar sepanjang tahun
serta biogas bisa menjadi modal nasional dalam mengembangkan energi baru
terbarukan.
"Kedepan kita akan betul-betul menjalankan apa yang telah
diamanatkan KEN bahkan kalau perlu mempercepat jadi kalau kita mentargetkan
tahun 2025 pangsa EBT 23 persen, dengan usaha keras bisa kita
tingkatkan,"pungkas Sudirman.
Judul : Pemerintah Agresif Kembangkan EBT
Sumber : http://ebtke.esdm.go.id/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar